Logo WhatsApp
oleh: admin pada: 25/07/2023 06:18 Tips Menghadapi Anak Mogok Makan (Picky Eater)

Anak mogok makan atau yang sering disebut picky eater adalah kondisi di mana anak menolak atau enggan makan makanan tertentu.
Masalah ini sering kali menjadi momok bagi orangtua, karena mereka merasa khawatir anak tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.
beberapa tips berikut membantu menghadapi anak mogok makan dengan lebih bijaksana dan mengurangi stres yang dirasakan orangtua. 

1. Hargai Keinginan Anak

Salah satu langkah pertama yang penting dalam menghadapi anak mogok makan adalah menghargai keinginan anak. Anak mungkin memiliki preferensi makanan tertentu atau mungkin ada alasan tertentu di balik penolakan mereka terhadap makanan tertentu.
Sebagai orangtua, cobalah untuk mendengarkan apa yang diungkapkan anak tentang makanan dan coba pahami alasan di balik pilihannya. Berbicaralah dengan anak secara empati dan buatlah suasana yang terbuka untuk berdiskusi tentang makanan dengan menghindari tekanan atau hukuman terkait makanan.

2. Patuhi Jadwal Makan Rutin

Mengatur jadwal makan yang rutin sangat penting bagi anak. Anak yang terbiasa makan pada waktu yang konsisten akan merasa lapar saat waktu makan tiba dan cenderung lebih bersedia untuk mencicipi makanan yang ada di hadapannya.
Cobalah untuk menetapkan waktu makan yang tetap dan berusaha untuk memberikan makanan pada waktu yang sama setiap harinya. Hindari memberikan makanan ringan atau camilan di luar waktu makan utama, sehingga anak merasa lapar dan lebih termotivasi untuk mencicipi makanan yang disajikan.

3. Libatkan Anak Saat Menyiapkan Makanan

Melibatkan anak dalam proses menyiapkan makanan bisa menjadi cara yang efektif untuk mengatasi picky eater. Biarkan anak membantu memilih makanan saat berbelanja di supermarket atau membiarkan mereka membantu dalam proses memasak di dapur.
Anak yang terlibat dalam proses persiapan makanan akan merasa lebih tertarik untuk mencoba apa yang mereka bantu masak. Selain itu, momen bersama di dapur juga dapat menjadi waktu yang menyenangkan dan bermanfaat bagi hubungan orangtua-anak.

4. Buat Suasana Makan Menyenangkan

Makan bersama sekeluarga haruslah menjadi momen yang menyenangkan dan hangat. Ciptakan suasana yang positif dan santai saat makan bersama, hindari memberikan tekanan atau menciptakan suasana tegang terkait dengan makanan.
Cobalah untuk melakukan percakapan yang menyenangkan dan menghibur selama makan bersama agar anak merasa nyaman dan senang di meja makan. Hindari menghadapi anak dengan ancaman atau hukuman terkait makanan, karena hal ini dapat menyebabkan anak memiliki hubungan yang negatif dengan makanan.

5. Ciptakan Kreasi Menu Makanan yang Menarik

Menyajikan makanan dengan tampilan yang menarik dan menarik perhatian anak dapat meningkatkan minat mereka terhadap makanan. Coba variasikan bentuk, warna, dan penyajian makanan dengan kreatif. Gunakan potongan-potongan sayuran untuk membuat wajah lucu atau buat bentuk hewan dari roti.
Anak-anak sering kali tertarik untuk mencoba makanan yang tampak menarik dan unik. Selain itu, cobalah untuk mengenalkan makanan baru secara perlahan dan berulang kali, karena anak mungkin perlu beberapa kali mencoba sebelum benar-benar menyukai makanan baru.

6. Jangan Paksa atau Menakut-nakuti Anak

Sebagai orangtua, sangat wajar jika Anda khawatir anak tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup karena mereka mogok makan. Namun, penting untuk tidak memaksa anak untuk makan atau menggunakan makanan sebagai alat untuk menakut-nakuti anak.
Memaksa anak untuk makan atau memberikan hukuman terkait makanan dapat menciptakan hubungan yang negatif dengan makanan dan memperburuk masalah picky eater.

7. Bersabar dan Berikan Contoh yang Baik

Menghadapi anak mogok makan membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Ingatlah bahwa masalah ini mungkin merupakan fase sementara dalam pertumbuhan anak dan bisa berubah seiring waktu. Berikan contoh yang baik dengan makan makanan yang sehat dan beragam di depan anak.
Jika anak melihat orangtua menyukai dan menikmati makanan yang beragam, mereka akan lebih cenderung untuk mencoba hal yang sama.

Anak mogok makan atau picky eater adalah hal yang umum terjadi pada masa pertumbuhan anak. Untuk menghadapinya, penting untuk menghargai keinginan anak, mematuhi jadwal makan rutin, melibatkan anak saat menyiapkan makanan, menciptakan suasana makan yang menyenangkan, dan menciptakan kreasi menu makanan yang menarik.

Hindari memaksa atau menakut-nakuti anak terkait makanan dan bersabarlah dalam menghadapi masalah ini. Jika masalah picky eater berlanjut atau menyebabkan anak mengalami masalah kesehatan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran dan bantuan yang tepat.
ngatlah bahwa setiap anak adalah unik dan memiliki preferensi makanan yang berbeda, jadi berikan dukungan dan perhatian yang positif dalam menghadapi fase ini.