Pernahkah Anda menghadapi tantangan saat memberi makan anak Anda? Jika ya, Anda mungkin tidak sendirian. Banyak orang tua mengalami masa-masa ketika si kecil menolak makan atau melakukan Gerakan Tutup Mulut (GTM) yang membuat proses makan menjadi menyulitkan.
Namun, jangan khawatir! Ada beberapa tips efektif yang dapat membantu Anda mengatasi masalah ini dan menjadikan makanan sebagai pengalaman yang menyenangkan bagi si kecil.
Berikut Adalah Enam Tips Untuk Mengatasi Anak GTM atau Anak Susah Makan:
1. Berikan Makanan Sesuai Usia Sikecil
Penting untuk memberikan makanan yang sesuai dengan usia dan perkembangan si kecil. Saat memperkenalkan makanan padat pertama kali, pastikan tekstur dan ukurannya cocok dengan kemampuan mengunyah dan menelannya. Mulailah dengan makanan lembut dan mudah dicerna seperti bubur atau puree, kemudian tingkatkan tekstur dan variasi makanan seiring dengan pertumbuhan anak. Menyesuaikan makanan dengan usia si kecil dapat membuatnya lebih nyaman dan tertarik untuk mencoba berbagai jenis makanan.
2. Buat Suasana Makan yang Menyenangkan
Makan bukan hanya tentang mengisi perut, tetapi juga tentang pengalaman sosial dan emosional. Buatlah suasana makan yang menyenangkan dan menyenangkan bagi si kecil. Cobalah untuk makan bersama sebagai keluarga dan gunakan waktu makan sebagai kesempatan untuk berinteraksi dan berbicara satu sama lain. Meja makan yang bersih dan nyaman juga dapat membantu meningkatkan minat anak untuk makan.
Baca juga: Karakter Anak Yang Harus Dibentuk Sejak Dini |
3. Kreasikan Menu Makanan Si Kecil Agar Tidak Bosan
Anak-anak sering kali menjadi bosan dengan makanan yang monoton. Cobalah untuk menghadirkan variasi makanan dengan mengkreasikan menu yang beragam dan menarik. Gabungkan berbagai macam sayuran, buah-buahan, protein, dan karbohidrat dalam hidangan yang menarik. Selain itu, Anda juga dapat mencoba berbagai resep baru untuk menghidangkan makanan dengan cara yang berbeda dan menarik bagi si kecil.
4. Hindari Memberi Makan Menjelang Tidur
Memberi makan anak menjelang tidur dapat menyebabkan masalah pada pola makan dan tidur anak. Makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat menyebabkan masalah pencernaan dan gangguan tidur. Cobalah untuk memberi makan anak beberapa jam sebelum tidur agar mereka memiliki waktu yang cukup untuk mencerna makanan sebelum beristirahat. Selain itu, pastikan anak telah kenyang dan puas sebelum tidur malam.
5. Hindari Memberi Gadget pada Saat Makan
Menggunakan gadget saat makan dapat mengalihkan perhatian anak dari makanan dan menyebabkan mereka tidak fokus pada proses makan. Selain itu, anak dapat terlalu terlibat dengan gadget sehingga makan menjadi sekunder dan kurang dinikmati. Hindari memberi gadget pada saat makan dan ajaklah anak untuk fokus pada makanan dan momen bersama keluarga.
6. Berikan Cemilan Secukupnya Saja
Cemilan yang berlebihan dapat membuat anak kehilangan nafsu makan saat makanan utama disajikan. Hindari memberikan cemilan terlalu banyak atau terlalu sering, sehingga anak memiliki ruang perut yang cukup untuk makanan utama. Selain itu, pilih cemilan yang sehat dan bergizi untuk mengisi kebutuhan nutrisi si kecil.
Kenali Kemungkinan Penyebab GTM atau Susah Makan pada Anak
Selain menerapkan tips di atas, penting untuk mengenali kemungkinan penyebab GTM atau anak susah makan pada anak. Beberapa alasan umum mengapa anak bisa GTM atau sulit makan meliputi:
- Sensitivitas pada Rasa atau Tekstur Makanan:
Beberapa anak mungkin memiliki sensitivitas terhadap rasa atau tekstur makanan tertentu, sehingga mereka menolak untuk mencobanya. - Kurangnya Selera atau Nafsu Makan:
Anak-anak dapat mengalami perubahan selera dan nafsu makan, terutama saat mereka sedang sakit atau sedang dalam masa pertumbuhan. - Ketidaknyamanan Fisik:
Jika anak mengalami ketidaknyamanan fisik seperti sakit gigi atau masalah pencernaan, mereka mungkin enggan makan. - Kecemasan atau Stres:
Kecemasan atau stres dapat mempengaruhi nafsu makan anak dan menyebabkan mereka menolak makan. - Gangguan Makan atau Masalah Medis:
Beberapa anak mungkin mengalami gangguan makan atau masalah medis yang mempengaruhi nafsu makan mereka.
Penting untuk memahami dan mengidentifikasi kemungkinan penyebab GTM atau susah makan pada anak Anda agar dapat memberikan pendekatan yang tepat untuk mengatasinya.
Ketekunan dan Kesabaran Adalah Kunci
Mengatasi anak GTM atau anak susah makan memerlukan ketekunan dan kesabaran. Setiap anak memiliki preferensi dan kebutuhan makan yang berbeda, dan mungkin butuh waktu untuk menemukan cara yang tepat untuk membuat makanan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi mereka. Tetaplah konsisten dalam memberikan makanan yang sehat dan beragam, sambil menciptakan lingkungan makan yang menyenangkan dan positif.
Jangan pernah memaksa anak untuk makan atau menggunakan makanan sebagai hadiah atau hukuman. Jadikan makanan sebagai momen berharga dan menyenangkan bersama keluarga, di mana anak merasa didukung dan dicintai dalam setiap pilihan makanan mereka.
Bunda ga perlu 'naik oktaf' lagi 😉