Kolesterol tinggi, seringkali dianggap sebagai masalah kesehatan yang hanya dialami oleh orang dewasa. Namun, faktanya, kolesterol tinggi juga bisa terjadi pada anak-anak.
Anggapan bahwa masalah kolesterol hanya berlaku untuk orang tua telah menyebabkan kurangnya kesadaran dan perhatian terhadap kondisi ini pada populasi anak-anak.
Apa Itu Kolesterol Tinggi?
Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang kolesterol tinggi pada anak-anak, penting untuk memahami apa itu kolesterol. Kolesterol adalah jenis lemak yang ditemukan di dalam tubuh dan digunakan sebagai bahan pembangun sel-sel tubuh, serta berperan dalam produksi hormon tertentu. Namun, kadar kolesterol yang tinggi dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke.
Baca juga: Ketahui 8 Komplikasi Kolesterol Tinggi |
Dalam darah, kolesterol terbagi menjadi dua jenis utama:
- Kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein):
Juga dikenal sebagai "kolesterol jahat." Jumlah kolesterol LDL yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di dinding arteri, yang menghalangi aliran darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung. - Kolesterol HDL (High-Density Lipoprotein):
Juga dikenal sebagai "kolesterol baik." Kolesterol HDL membantu membersihkan arteri dari plak yang menumpuk dan membawa kolesterol ke hati untuk dibuang.
Apa Penyebab Kolesterol Tinggi pada Anak?
Kolesterol tinggi pada anak-anak bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik yang bersifat genetik maupun lingkungan. Beberapa faktor penyebabnya antara lain:
- Faktor Genetik:
Kolesterol tinggi pada anak bisa diwariskan dari orang tua atau anggota keluarga lain yang memiliki riwayat masalah kolesterol tinggi. - Pola Makan yang Tidak Sehat:
Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, kolesterol, dan gula, serta rendah serat dapat menyebabkan kolesterol tinggi pada anak-anak. - Kurangnya Aktivitas Fisik:
Anak-anak yang kurang aktif secara fisik memiliki risiko lebih tinggi mengalami kolesterol tinggi. - Obesitas:
Anak-anak yang mengalami obesitas cenderung memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi. - Penyakit atau Gangguan Metabolik:
Beberapa gangguan metabolik tertentu dapat mempengaruhi metabolisme lipid dan menyebabkan kolesterol tinggi pada anak-anak.
Dampak Kolesterol Tinggi pada Anak
Kolesterol tinggi pada anak-anak, jika tidak ditangani dengan baik, dapat memiliki dampak serius pada kesehatan mereka di masa depan. Beberapa dampaknya antara lain:
- Penyakit Kardiovaskular:
Kolesterol tinggi pada usia muda meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular di kemudian hari, seperti aterosklerosis (penumpukan plak di arteri), serangan jantung, dan stroke. - Masalah Fisik:
Anak-anak dengan kolesterol tinggi mungkin mengalami masalah fisik seperti kemerahan pada kulit, benjolan di kulit (xanthoma), dan gangguan pada organ tubuh. - Gangguan Fungsi Organ:
Penumpukan plak di arteri juga dapat mengganggu aliran darah ke organ vital, yang dapat mempengaruhi fungsi hati, ginjal, dan otak. - Masalah Psikososial:
Anak-anak dengan kondisi kesehatan yang berbeda dari teman sebayanya mungkin mengalami masalah psikososial, seperti rendahnya rasa percaya diri atau perasaan tidak percaya diri.
Cara Mengatasi dan Mencegah Kolesterol Tinggi pada Anak
Mengatasi dan mencegah kolesterol tinggi pada anak-anak melibatkan kombinasi perubahan gaya hidup dan pengelolaan medis. Beberapa langkah yang dapat diambil adalah:
- Perubahan Pola Makan:
Bantu anak untuk mengadopsi pola makan yang sehat, seperti mengonsumsi lebih banyak buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan sumber protein rendah lemak, seperti ikan, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak. Batasi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, kolesterol, dan gula. - Aktivitas Fisik Teratur:
Ajak anak untuk beraktivitas fisik secara teratur, seperti bermain di luar rumah, bersepeda, berenang, atau berpartisipasi dalam olahraga yang disukainya. Aktivitas fisik membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) dan menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat). - Pantau Berat Badan:
Jika anak mengalami masalah obesitas, bantu mereka untuk menurunkan berat badan dengan cara sehat melalui kombinasi pola makan yang baik dan aktivitas fisik yang teratur. - Konsultasi dengan Dokter:
Jika anak memiliki riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi atau memiliki faktor risiko lain, konsultasikan dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan dan mendapatkan saran mengenai pengelolaan kondisi kolesterol tinggi.
Anak-anak bisa terkena kolesterol tinggi? Yuk mulai perhatikan asupannya dan ajak anak berolahraga yaa Bunda.
Salam sehat,
Jana Telon