Salah satu momen yang paling membahagiakan bagi orang tua adalah ketika anak mereka mulai belajar berbicara. Proses perkembangan bahasa anak sangat menarik untuk diamati, karena setiap tahapan memiliki keunikannya sendiri.
Tahapan-Tahapan Dan Pentingnya Mendukung Perkembangan Bahasa Anak Secara Tepat.
1. Babbling (Usia 4-6 Bulan)
Tahapan pertama dalam perkembangan bahasa adalah babbling, yang terjadi pada usia 4-6 bulan. Pada tahap ini, bayi akan mulai mengeluarkan suara-saura yang berulang-ulang, seperti "bababa" atau "mamama." Meskipun belum ada arti khusus dalam suara-suaranya, ini adalah langkah awal penting dalam mempersiapkan anak untuk berbicara.
2. Mengenali Nama Sendiri (Usia 6-9 Bulan)
Pada usia 6-9 bulan, anak mulai mengenali namanya ketika dipanggil. Mereka akan merespons dengan memalingkan kepala atau menatap orang yang memanggil namanya. Ini menunjukkan bahwa anak mulai memahami bahwa mereka memiliki identitas yang unik.
3. Kata Pertama (Usia 9-12 Bulan)
Tahap selanjutnya adalah anak mulai mengucapkan kata pertamanya, biasanya sekitar usia 9-12 bulan. Kata pertama ini sering kali merupakan kata yang sederhana dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti "mama," "papa," atau "nenen." Orang tua sering merasa senang dan bangga ketika mendengar kata pertama anak mereka.
4. Gesture Tubuh (Usia 12 Bulan)
Pada usia 12 bulan, anak mulai menggunakan gesture tubuh atau gerakan untuk menyampaikan keinginan atau kebutuhan mereka. Mereka mungkin mengangkat tangan mereka untuk diangkat, menunjuk pada objek yang mereka inginkan, atau menggelengkan kepala untuk menolak sesuatu. Gesture tubuh ini merupakan langkah awal dalam komunikasi non-verbal yang penting.
5. Mengikuti Perintah (Usia 12-18 Bulan)
Pada usia 12-18 bulan, anak mulai mengerti dan mengikuti perintah sederhana. Misalnya, mereka mungkin diminta untuk memberikan mainan kepada orang tua atau menunjuk ke arah objek tertentu. Kemampuan untuk mengikuti perintah menunjukkan bahwa anak mulai mengembangkan pemahaman yang lebih kompleks tentang bahasa.
6. Mengucapkan 2 Kata (Usia 18-24 Bulan)
Saat anak mencapai usia 18-24 bulan, mereka biasanya mulai menggabungkan dua kata dalam kalimat sederhana, seperti "mama datang" atau "nasi makan." Ini adalah tahap awal dari perkembangan bahasa yang lebih kompleks dan memungkinkan anak untuk menyampaikan gagasan dan keinginan mereka dengan lebih jelas.
7. Berbicara Lancar (Usia 2-3 Tahun)
Pada usia 2-3 tahun, anak mulai berbicara dengan lancar dan memahami bahasa dengan lebih baik. Mereka mungkin menggunakan kalimat yang lebih panjang dan lebih kompleks, dan dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan lebih mudah. Proses perkembangan bahasa anak tidak berhenti pada tahap ini, tetapi akan terus berkembang seiring dengan interaksi dan pengalaman mereka dalam berkomunikasi.
Pentingnya Mendukung Perkembangan Bahasa Anak
Perkembangan bahasa adalah bagian penting dari perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak. Mendukung perkembangan bahasa anak dengan tepat sangatlah penting untuk membantu mereka berkomunikasi dengan efektif dan memahami dunia di sekitar mereka. Berikut adalah beberapa cara untuk mendukung perkembangan bahasa anak:
- Berbicara dengan Anak:
Rajin berbicara dengan anak, baik dalam bentuk percakapan formal maupun informal, membantu mereka mendengar dan mengenali kata-kata baru. - Bacakan Buku:
Bacakan buku cerita dengan anak secara rutin. Ini membantu mereka mengembangkan kosa kata dan pemahaman tentang cerita. - Dengarkan dengan Sabar:
Dengarkan anak dengan sabar ketika mereka berbicara atau mencoba menyampaikan sesuatu. Beri mereka waktu untuk mengungkapkan diri dengan nyaman. - Sertakan Anak dalam Percakapan:
Sertakan anak dalam percakapan keluarga atau dengan teman-teman. Ini memberi mereka kesempatan untuk berpartisipasi dalam komunikasi dan belajar dari orang-orang di sekitarnya. - Beri Pujian:
Beri pujian pada anak ketika mereka berbicara atau mencoba mengungkapkan diri. Ini memberi mereka dorongan positif untuk terus mengembangkan keterampilan berbicara mereka. - Mainkan Permainan Bahasa:
Mainkan permainan bahasa yang menyenangkan dengan anak, seperti menyanyikan lagu-lagu atau bermain tebak-tebakan kata. Ini membuat belajar bahasa menjadi menyenangkan dan menarik bagi mereka.
Setiap tahapan memiliki keunikannya sendiri dan merupakan bagian dari perkembangan kognitif dan sosial anak.
Excited sekali yaa Bunda mengikuti tumbuh kembang anak. Apakah si Kecil sudah menunjukkan tanda-tanda berbicara? Hmmm..kira-kira kata pertamanya apa yaa nanti?