Logo WhatsApp
oleh: admin pada: 30/07/2023 15:43 Tips Mengajak Bayi Berenang Perkenalkan Sensasi Air dan Stimulasi Pertumbuhan yang Menyenangkan

Berenang merupakan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat bagi perkembangan bayi. Air memberikan sensasi baru bagi bayi yang biasanya dianggap menyenangkan dan menenangkan.
Namun, sebelum mengajak bayi berenang, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan si kecil.

Tips Mengajak Bayi Berenang Yang Menyenangkan Dan Positif Bagi Si Kecil.

  1. Usia Aman untuk Mulai Berenang
    Sebelum mengajak bayi berenang, pastikan usia bayi sudah mencapai minimal 6 bulan. Pada usia ini, bayi sudah memiliki refleks alami untuk menahan napas dan gerakan kaki dan tangan yang lebih aktif. Selain itu, sistem kekebalan tubuhnya juga sudah lebih matang, sehingga risiko infeksi dari air kolam renang dapat diminimalisir.
  2. Pilih Kolam Renang yang Bersih dan Aman
    Pastikan kolam renang yang akan digunakan bersih dan aman untuk bayi. Kolam renang yang baik untuk bayi harus memiliki sirkulasi air yang baik, suhu air yang nyaman (sekitar 32-34 derajat Celsius), serta memiliki fasilitas yang ramah bagi bayi seperti tangga atau platform yang mudah diakses. Selain itu, pastikan kolam renang memiliki pengawas atau instruktur yang berpengalaman dalam mengajak bayi berenang.
  3. Waktu Berenang Setelah Makan
    Hindari mengajak bayi berenang dalam waktu satu jam setelah makan. Pada saat ini, tubuh bayi sedang mencerna makanan, dan aktivitas berenang dapat menyebabkan perut kembung atau mual. Beri waktu cukup bagi tubuh bayi untuk mencerna makanan sebelum berenang agar pengalaman berenang tetap menyenangkan dan tidak menimbulkan ketidaknyamanan.
  4. Durasi Berenang yang Tepat
    Jangan terlalu lama mengajak bayi berenang di dalam air. Durasi berenang yang ideal untuk bayi adalah sekitar 10-15 menit. Jangan lupa untuk memberikan waktu istirahat di antara sesi berenang agar bayi tidak kelelahan. Perhatikan juga ekspresi dan tingkah laku bayi selama berenang. Jika bayi menunjukkan tanda-tanda kelelahan atau ketidaknyamanan, segera keluarkan dari air dan beri istirahat.
  5. Bilas dengan Air Bersih dan Sabun Setelah Berenang
    Setelah berenang, bilas bayi dengan air bersih dan sabun untuk membersihkan klorin atau bahan kimia lainnya dari kulit bayi. Kemudian, keringkan bayi dengan handuk lembut dan oleskan minyak telon Jana untuk menjaga tubuhnya tetap hangat dan lembap.
  6. Pilih Pakaian Renang yang Tepat
    Pilih pakaian renang yang sesuai untuk bayi. Pakaian renang untuk bayi harus nyaman dipakai dan tidak terlalu ketat. Pastikan juga pakaian renang tersebut memiliki perlindungan UV untuk melindungi kulit bayi dari sinar matahari yang berbahaya.
  7. Ciptakan Pengalaman yang Menyenangkan
    Selain menjaga aspek keamanan dan kenyamanan, pastikan pengalaman berenang bagi bayi menjadi menyenangkan. Ajak bayi bermain-main di dalam air, bernyanyi, dan memberikan rangsangan positif selama berenang. Berbicara dengan bayi dan memberikan pujian saat mereka berenang atau melakukan gerakan tertentu juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kebahagiaan mereka.
  8. Perhatikan Kesehatan Bayi Setelah Berenang
    Setelah berenang, perhatikan kesehatan bayi dalam beberapa jam berikutnya. Jika bayi mengalami reaksi alergi atau tanda-tanda ketidaknyamanan lainnya setelah berenang, segera hubungi dokter atau tenaga medis yang berkompeten untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
  9. Terus Pantau Perkembangan Bayi
    Setiap bayi memiliki kecepatan perkembangan yang berbeda-beda. Pantau perkembangan bayi Anda secara rutin dan berikan dorongan positif saat mereka berenang. Terus memberikan dukungan dan kasih sayang dalam proses belajar berenang akan membuat bayi semakin percaya diri dan menikmati pengalaman berenang.

Berenang banyak sekali manfaatnya bagi bayi. Namun perlu diperhatikan segala sesuatunya agar si kecil tetap aman dan nyaman. Jangan lupa sedia Jana Telon yaa Bunda yang hangatnya menenangkan.

Tenang, ada Jana
Ada Jana, TENANG...