Logo WhatsApp
oleh: admin pada: 30/07/2023 17:21 Fakta Menarik Tentang Karakteristik Kulit Bayi

Kulit adalah organ yang sangat penting bagi kesehatan dan perlindungan tubuh. Kulit bayi memiliki beberapa karakteristik unik yang membedakannya dari kulit dewasa.

Fakta Menarik Tentang Kulit Bayi 

  1. Kulit Lebih Rentan
    Terhadap Ruam Salah satu hal menarik tentang kulit si kecil adalah bahwa kulitnya lebih rentan terhadap ruam. Ruam pada kulit bayi sering terjadi karena kulitnya yang masih sensitif dan rentan terhadap iritasi. Faktor seperti penggunaan popok, paparan bahan kimia dari sabun atau produk perawatan kulit, serta gesekan kulit bisa menyebabkan munculnya ruam pada kulit bayi. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk memilih produk perawatan kulit yang lembut dan bebas dari bahan kimia yang berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit si kecil.

  2. Kulit Si Kecil 30% Lebih Tipis Dibandingkan Kulit Dewasa
    Kulit si kecil sekitar 30% lebih tipis dibandingkan kulit dewasa. Struktur kulit bayi yang tipis ini mempengaruhi seberapa cepat zat-zat tertentu diserap ke dalam tubuh melalui kulitnya. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk berhati-hati dalam memilih produk perawatan kulit atau bahan yang digunakan di kulit si kecil, karena beberapa bahan mungkin dapat dengan mudah diserap oleh kulit yang tipis ini.

  3. Mudah Mengalami Kulit Kering
    Fakta menarik lainnya adalah bahwa kulit si kecil cenderung lebih mudah mengalami kulit kering. Kulit bayi memiliki kadar air yang lebih tinggi dibandingkan kulit dewasa, tetapi juga lebih cepat kehilangan kelembabannya. Hal ini dapat menyebabkan kulit bayi menjadi kering dan kasar. Oleh karena itu, orangtua perlu memastikan untuk menjaga kelembaban kulit si kecil dengan rutin menggunakan pelembap khusus untuk bayi setelah mandi atau kapan pun diperlukan.

  4. Kulit Bayi Memiliki Sistem Perlindungan Alami yang Belum Matang
    Kulit bayi juga memiliki sistem perlindungan alami yang belum sepenuhnya matang. Kulit merupakan lapisan pertama yang melindungi tubuh dari paparan lingkungan eksternal seperti sinar UV, kuman, dan polusi. Pada bayi, sistem kekebalan kulit masih dalam tahap perkembangan, sehingga membuatnya lebih rentan terhadap infeksi atau iritasi dari lingkungan sekitar. Oleh karena itu, perlu diingat untuk melindungi kulit si kecil dari paparan sinar matahari langsung dan menghindari paparan bahan kimia yang berpotensi merusak kulit.

  5. Melanin Kulit Masih Belum Berkembang Penuh
    Melanin adalah pigmen yang memberikan warna pada kulit. Pada bayi, produksi melanin belum berkembang sepenuhnya, sehingga kulitnya cenderung lebih muda atau cerah. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan, produksi melanin akan meningkat, dan warna kulit bayi akan lebih terlihat. Oleh karena itu, bayi yang dilahirkan dengan kulit cerah mungkin akan mengalami perubahan warna kulit seiring berjalannya waktu.

  6. Kulit Si Kecil Rentan Terhadap Matahari
    Kulit bayi memiliki sedikit perlindungan alami terhadap sinar UV, sehingga membuatnya lebih rentan terhadap efek buruk sinar matahari. Kulit bayi yang terpapar sinar matahari langsung dapat menyebabkan kemerahan atau luka bakar. Selain itu, paparan sinar matahari secara berlebihan pada usia muda juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit di kemudian hari. Oleh karena itu, orangtua perlu selalu melindungi kulit si kecil dengan menggunakan pakaian yang menutupi kulit, payung, atau sunblock yang khusus untuk bayi ketika berada di luar ruangan.

  7. Produksi Minyak Kulit Belum Seimbang
    Minyak alami kulit, yang disebut sebum, merupakan lapisan pelindung alami yang diproduksi oleh kelenjar minyak di bawah kulit. Pada bayi, produksi sebum belum seimbang dan mungkin belum cukup untuk menjaga kelembaban kulit. Hal ini menyebabkan kulit bayi rentan terhadap kekeringan. Namun, pada saat yang sama, ada juga risiko kulit bayi menjadi berminyak karena produksi sebum yang berlebihan di beberapa area kulit. Oleh karena itu, menjaga kebersihan kulit bayi dengan lembut dan menggunakan produk perawatan kulit yang tepat sangatlah penting.

Selain itu, penting juga untuk selalu memberikan perhatian ekstra pada kesehatan dan kebersihan kulit bayi. Gunakan produk perawatan kulit yang lembut dan aman untuk bayi, seperti sabun atau sampo bayi yang bebas dari bahan kimia yang berbahaya. Selalu keringkan kulit si kecil dengan lembut setelah mandi atau setelah berkeringat.

Itulah mengapa tidak boleh sembarangan memilih produk bayi. Jana Telon terbuat dari bahan berkualitas dan diproses secara higienis di pabrik berstandar sehingga aman dipakai dari newborn hingga segala usia. Jana Telon juga sudah bersertifikat BPOM dan Halal MUI, Bunda tenang pakai Jana Telon untuk seluruh keluarga.

Tenang, ada Jana
Ada Jana, TENANG...