Logo WhatsApp
oleh: admin pada: 31/07/2023 05:58 Jangan Anggap Enteng Influenza pada Anak Pencegahan dan Penanganan yang Tepat

Influenza atau flu adalah penyakit menular yang umum terjadi, terutama pada anak-anak. Meskipun banyak orang menganggap flu sebagai penyakit ringan, namun bagi anak-anak, influenza bisa menjadi masalah serius dan berpotensi menyebabkan komplikasi yang berbahaya.

Tidak Menganggap Enteng Influenza Pada Anak, Serta Langkah Pencegahannya

1. Mengenal Influenza pada Anak

Influenza pada anak adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza. Gejalanya meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, batuk, pilek, dan kelelahan. Pada anak-anak yang lebih kecil, mungkin juga muncul gejala seperti muntah dan diare. Flu dapat menyebar dengan cepat melalui percikan air liur ketika anak batuk atau bersin, serta melalui kontak langsung dengan benda yang terkontaminasi virus.

2. Risiko Komplikasi pada Anak

Influenza pada anak tidak selalu ringan seperti yang banyak orang kira. Anak-anak yang lebih rentan mengalami komplikasi serius akibat flu termasuk pneumonia, infeksi telinga, sinusitis, dan masalah pernapasan lainnya. Anak-anak dengan gangguan sistem kekebalan tubuh, kondisi medis tertentu, atau usia di bawah lima tahun adalah yang paling berisiko mengalami komplikasi serius akibat influenza.

3. Pentingnya Vaksinasi Influenza

Salah satu cara terbaik untuk melindungi anak dari influenza adalah dengan memberikan vaksinasi influenza secara rutin. Vaksinasi influenza dianjurkan setiap tahun karena virus influenza sering mengalami perubahan dan vaksin harus disesuaikan dengan jenis virus yang sedang beredar. Vaksinasi tidak hanya melindungi anak dari flu, tetapi juga dapat mengurangi tingkat keparahan jika anak tertular virus tersebut.

4. Pencegahan Penyebaran Virus Influenza

Selain vaksinasi, ada langkah-langkah lain yang dapat diambil untuk mencegah penyebaran virus influenza pada anak. Beberapa di antaranya adalah:

  • Mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir.
  • Mengajarkan anak untuk menutup hidung dan mulut saat batuk atau bersin.
  • Menghindari kontak dekat dengan orang yang sakit flu.
  • Membersihkan permukaan benda-benda yang sering disentuh, seperti mainan dan gagang pintu, secara rutin.
  • Tetap di rumah jika anak mengalami gejala flu untuk mencegah penyebaran virus ke orang lain.

5. Mengenali Gejala dan Menghubungi Dokter

Penting bagi orangtua untuk mengenali gejala influenza pada anak. Jika anak mengalami demam tinggi, batuk parah, kesulitan bernapas, atau menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat. Semakin cepat anak mendapatkan perawatan, semakin baik kesempatan pemulihan dan mencegah komplikasi yang lebih serius.

6. Menghindari Memberikan Obat-obatan Berbahaya

Ketika anak mengalami flu, orangtua harus berhati-hati dalam memberikan obat-obatan. Beberapa obat yang bisa digunakan untuk mengatasi gejala flu pada orang dewasa justru dapat berbahaya bagi anak-anak. Hindari memberikan aspirin kepada anak yang menderita flu karena dapat meningkatkan risiko sindrom Reye, kondisi langka namun serius yang mempengaruhi otak dan hati.

7. Menjaga Kesehatan Tubuh Secara Umum

Penting bagi anak-anak untuk menjaga kesehatan tubuh secara umum agar dapat melawan infeksi, termasuk influenza. Dukung pola makan yang sehat, berikan makanan bergizi, dan pastikan anak cukup tidur setiap hari. Aktivitas fisik yang cukup juga dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Anak yang terkena influenza bisa menjadi sangat rewel karena hidung mampet, ngilu badan dan sakit kepala sehingga susah tidur.

Hangatnya Jana yang menenangkan membantu meredakan gejala batuk pilek sehingga Si Kecil tidur lebih pulas dan mempercepat proses penyembuhannya.

Bye bye influenza👋

Tenang, ada Jana
Ada Jana, TENANG...