Menjaga imunitas itu penting dan setiap orang harus melakukannya terus-menerus. Apalagi saat ini kita masih dalam situasi pandemi Covid-19. Sangat, sangat penting untuk menjaga kekebalan Anda dalam kondisi yang baik.
Ada banyak cara untuk menjaga daya tahan tubuh tetap kuat, mulai dari diet, olahraga, tidur yang baik, hingga vaksinasi. Usaha lain yang bisa kita lakukan untuk memperkuat usaha kita dalam meningkatkan kekebalan tubuh dan tetap fit adalah dengan mengkonsumsi jamu.
Namun, perlu diingat bahwa tidak semua herbal dapat meningkatkan dan mempertahankan kekebalan Anda, meskipun dapat ditingkatkan. Berbeda dengan propolis yang diketahui oleh apoteker ini dapat memperkuat kekebalan tubuh,
Propolis Herbal Peningkat Kekebalan Tubuh
Propolis adalah produk tanaman lebah, sering disebut lem lebah karena digunakan lebah untuk membangun sarang. Propolis adalah campuran lilin lebah dan air liur yang merupakan sistem pertahanan bagi lebah. Sampai saat ini, propolis telah dipelajari secara ekstensif untuk manfaat kesehatannya, salah satunya adalah stimulasi kekebalan tubuh.
Banyak senyawa bioaktif dari propolis telah diidentifikasi. Secara umum, senyawa yang terdapat dalam propolis terdiri dari asam fenolik, flavonoid, terpenoid, lignan, senyawa aromatik, asam amino, asam lemak, vitamin dan mineral. Namun dari sekian banyak senyawa tersebut, penelitian aktivitas biologis propolis lebih banyak dipusatkan pada kandungan flavonoid dan senyawa fenolik yang cukup tinggi.
Flavonoid dan senyawa fenolik yang biasa terdapat dalam propolis antara lain chrysin, galangin, pinostrobin, pinobanksin, dan pinocembrin (komponen utama). Kandungan senyawa utama dalam propolis berbeda-beda menurut asal, lokasi dan musimnya. Berasal dari berbagai daerah, propolis memiliki komponen kimia yang berbeda, beberapa di antaranya dapat dilihat dengan warna berbeda dari yang lain (hijau, merah, atau coklat).
Variabilitas ini membuat sulit untuk mengekstrapolasi klaim tentang manfaat kesehatan dari propolis. Mengenai potensi propolis untuk mencegah infeksi SARS-Cov-2, propolis memiliki beberapa aktivitas yang relevan.
- Aktivitas Immunostimula atau penguat kekebalan tubuh.
Aktivitas imunostimulan propolis telah dipelajari secara luas dan dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah. Pengaktifan sistem kekebalan tubuh dengan propolis diharapkan dapat melindungi orang dari infeksi virus atau memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga tidak mudah sakit atau menderita sakit parah saat terinfeksi. - Propolis juga memiliki aktivitas antivirus
Dengan mencegah perkembangbiakan virus tertentu, termasuk virus corona, seperti virus flu.Propolis juga memiliki aktivitas antivirus dengan menghancurkan "cangkang" virus HSV dan VSV. - Aktivitas propolis adalah agen anti inflamasi.
Meskipun ada penelitian yang menunjukkan bahwa propolis cenderung meningkatkan ekspresi mediator inflamasi IL-6, sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa propolis memiliki efek antiinflamasi dengan meningkatkan ekspresi IL-6 dan sitokin proinflamasi lainnya. pengurangan Mereka mengetahui bahwa IL-6 adalah sitokin yang terlibat dalam apoptosis infeksi SARS-Covid-2, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa propolis dapat digunakan pada infeksi SARS-Covid -2 untuk mengobati dan mencegahnya.
Selain itu, uji klinis propolis yang dikombinasikan dengan echinacea dan vitamin C dapat mempercepat penyembuhan pada anak dengan infeksi saluran pernapasan. Namun, keefektifannya sebagai stimulator kekebalan belum dibuktikan dalam uji klinis yang melibatkan pasien Covid-19.
Klik link dibawah untuk order Propolis Propomix