Logo WhatsApp
oleh: admin pada: 04/01/2023 06:38 Penyebab Sakit Gigi Berlubang yang Perlu Diketahui

Penting bagi semua orang untuk mengetahui dan memahami penyebab kerusakan gigi. Sakit gigi dapat mengganggu aktivitas kita. Tidak jarang sakit gigi menjalar ke kepala.

Padahal, sakit gigi bisa terjadi karena berbagai sebab, antara lain masalah gusi, gigi sensitif, atau benjolan. Namun, penyebab sakit gigi yang paling umum adalah kerusakan gigi. Apa sebenarnya yang menyebabkan kerusakan gigi

Mengapa gigi berlubang itu menyakitkan?

Kerusakan gigi biasanya disebabkan oleh plak pada gigi, yang kemudian terisi oleh bakteri. Plak ini dihasilkan saat Anda jarang menyikat gigi, misal setelah makan atau sebelum tidur. Ini menyebabkan kerusakan gigi.

Seiring waktu, bakteri dalam plak ini merusak email gigi dan menyebabkan gigi berlubang. Jika tidak diobati, beberapa faktor dapat menyebabkan gigi berlubang akibat penumpukan plak, di antaranya:

Kerusakan pada enamel atau lapisan luar gigi

Bakteri merusak enamel gigi. Pada tahap ini, orang yang terkena biasanya tidak merasakan sakit, tetapi mulai ada lubang kecil di gigi. Biasanya, Anda sering merasa makanan terselip di sela-sela gigi.

Kerusakan pada gigi atau lapisan gigi lain

Setelah enamel rusak, bakteri menghancurkan lapisan dentin, yang merupakan lapisan gigi yang paling halus. Ketika lubang gigi mencapai lapisan periodontal, rasa sakit biasanya muncul. Rasa sakit terjadi saat gigi mengunyah makanan panas atau dingin.

Kerusakan pulpa atau saraf gigi

Lubang yang membesar dan menetap dalam waktu lama akan meluas dan menyerang lapisan pulpa atau saraf gigi. Begitu fase ini terjadi, infeksi yang menyerang gigi bisa menyebabkan rasa sakit yang parah.

Penyebab kerusakan gigi

Nyeri karies terjadi karena kurangnya perawatan lebih lanjut. Ini karena bakteri dan asam menembus lebih dalam ke pulpa, yaitu bagian gigi yang terdiri dari saraf dan pembuluh darah. Oleh karena itu, sering menyebabkan banyak rasa sakit.

Kerusakan gigi dapat terjadi pada siapa saja, tetapi faktor-faktor tertentu membuat orang berisiko lebih tinggi untuk mengalaminya, termasuk:

  1. Anda jarang menyikat gigi atau floss, terutama setelah makan
  2. Jangan gunakan pasta gigi atau obat kumur berfluoride untuk membersihkan gigi.
  3. Makan terlalu banyak makanan manis (seperti kue, biskuit, permen, dan es krim) atau makanan dan minuman asam (seperti soda).
  4. Menderita gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia
  5. Menderita GERD dan mulut kering
  6. Penuaan, sehingga lapisan gigi yang keras menjadi lebih tipis dan produksi air liur berkurang.
  7. Rutin mengkonsumsi obat, suplemen makanan, vitamin, atau produk herbal yang mengandung gula

Sakit gigi berlubang harus selalu dihindari. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki gigi berlubang. Jika tidak diobati, kerusakan gigi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Kerusakan gigi juga dapat dicegah dengan:

  • Mengurangi kebiasaan makan
  • Kurangi makanan dan minuman manis atau asam, seperti permen atau soda.
  • Sikat gigi Anda dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride
  • Floss di antara gigi setidaknya sekali sehari
  • Periksakan gigi dan mulut Anda ke dokter gigi minimal dua kali setahun

Selain tindakan pencegahan di atas, dianjurkan untuk mengkonsumsi beberapa makanan dan minuman berikut untuk menjaga kesehatan gigi:

  • Buah dan sayuran berserat tinggi, seperti apel, bayam, perilla hijau, dan mentimun
  • Makanan kaya kalsium seperti kacang-kacangan dan keju
  • Permen karet rendah gula mengandung xylitol
  • Teh hitam atau teh hijau tanpa gula/pemanis
  • Minum air berfluoride

Ini adalah bakteri mulut yang diketahui berkontribusi pada perkembangan gigi berlubang.
Studi tersebut menunjukkan bahwa propolis juga dapat membantu menghentikan Streptococcus mutans menempel di gigi.

Klik link dibawah untuk order Propolis Propomix

 

Pemesanan Propomix