Logo WhatsApp
oleh: admin pada: 15/01/2023 10:03 7 Gejala Demam Tifoid Mulai Muncul Yang Perlu Diperhatikan

Penting bagi semua orang untuk mengetahui bahwa demam tifoid kembali lagi, terutama mereka yang menderita penyakit itu. Penyakit yang menyebabkan demam dan sakit perut ini bisa terjadi akibat infeksi bakteri Salmonella typhii. Penyebaran bakteri ini dapat terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi feses.

Demam tifoid, yang diperkenalkan oleh Mayo Clinic, merupakan jenis demam tifoid yang umum terjadi di negara berkembang. Selain penularan melalui makanan, tifus juga dapat ditularkan melalui kontak dengan urine yang terkontaminasi bakteri. Penyakit ini bisa berbahaya jika tidak ditangani dengan baik.

Demam tifoid mulai datang kembali, biasanya diawali dengan demam dan sakit kepala. Kondisi ini biasanya datang tiba-tiba. Berikut gejala tifus yang kambuh lagi, seperti dilansir dari Medical News Today dan sumber lainnya.

Penyebab Tifoid Sering Kambuh

Beberapa gejala demam tifoid ringan pada orang dewasa berlangsung selama tiga sampai empat minggu atau lebih. Intensitas gejala tifoid ringan seperti demam dan kelelahan juga bervariasi.

Sebelum memahami ciri-ciri demam tifoid kambuh, Anda juga harus memahami penyebabnya. Ada beberapa penyebab tifus berulang yang sering terjadi pada penderitanya, di antaranya sebagai berikut:

  • Tidak menjaga kebersihan
  • Musim hujan yang panjang
  • Makan makanan dan minuman kotor
  • Sering menggunakan kamar mandi yang kotor
  • Ganti pakaian dengan orang lain
  • Sistem kekebalan yang melemah

Gejala demam tifoid mulai kembali kambuh

Banyak penderita yang sering menyepelekan ciri-ciri demam tifoid dan gejalanya ketika kembali, padahal penyakit ini jika tidak ditangani dengan baik dapat memperparah kondisi tubuh. Berikut adalah beberapa gejala tifus yang harus diwaspadai:

  • Sakit kepala
    Tifus mulai datang kembali, yang pertama adalah sakit kepala. Orang dengan riwayat demam tifoid dan sering sakit kepala bisa menjadi tanda demam tifoid kembali. Jika keadaan ini terjadi, sebaiknya hindari makanan tertentu penyebab demam tifoid dan segera konsultasikan ke dokter.
  • Nyeri otot
    Pegal di sekujur tubuh juga bisa menjadi tanda bahwa demam tifoid sudah mulai kembali. Penderita demam tifoid sering mengalami nyeri badan. Gejala biasanya muncul setelah kelelahan atau setelah mengonsumsi makanan penyebab demam tifoid.
  • Demam tinggi
    Ciri tifus berulang adalah demam tinggi. Gejala-gejala ini merupakan hasil dari proses inflamasi dalam tubuh yang disebabkan oleh sistem kekebalan yang bekerja melawan infeksi bakteri. Biasanya pasien mengalami demam setiap hari.
  • Mudah berkeringat
    Ciri khas tifus yang sering terlihat pada pasien lain muncul kembali, yaitu berkeringat ringan. Saat Anda demam, suhu tubuh Anda meningkat dan Anda mudah berkeringat bahkan saat Anda tidak aktif bergerak.
  • Mengalami gangguan pencernaan
    Demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang dapat menyerang sistem pencernaan, terutama usus. Ini menyebabkan sakit perut atau diare. Selain itu, usus yang terinfeksi bakteri tidak dapat mencerna makanan dengan baik, sehingga mencegah penyerapan air.
  • Kehilangan selera makan
    Salah satu ciri demam tifoid berulang adalah hilangnya nafsu makan. Gejala tersebut merupakan bentuk respon tubuh saat sistem imun melawan bakteri penyebab infeksi. Akibatnya, otak melepaskan zat inflamasi yang memberi sinyal pada sistem saraf pusat untuk memicu pelepasan leptin.
  • Sering merasa lelah
    Kemudian gejala demam tifoid yang sering timbul rasa lelah mulai muncul kembali. Memang demam tifoid menyebabkan diare yang memaksa tubuh mengeluarkan terlalu banyak cairan. Tak heran jika tubuh terasa lemas, lesu, dan lemas.

Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi ciri-ciri tifus berulang adalah vaksinasi. Pemerintah merekomendasikan vaksinasi tifoid untuk anak di atas dua tahun dan diulangi setiap tiga tahun. Seperti jenis vaksin lainnya, vaksin tifoid tidak memberikan perlindungan 100%.

terdapat penelitian pada hewan coba yang menyatakan bahwa kombinasi antara propolis dengan antibiotik standar untuk mengatasi tifus dapat meningkatkan efek terapeutik dibandingkan dengan pemberian antibiotik saja.

Klik link dibawah untuk order Propolis Propomix

 

Pemesanan Propomix